
Ketika Kisah Romeo-Juliet Menjadi Nyata
17 January 2010 788 views 5 Comments
Pernah jatuh cinta pada seseorang atau memiliki pacar yang tidak disukai oleh orangtua Anda? Seberapa besar penilaian orangtua Anda tersebut berpengaruh terhadap diri Anda? Lebih jauh, seberapa besar hal tersebut berpengaruh terhadap hubungan Anda dengan pasangan Anda?
Hal yang wajar apabila pendapat atau penilaian orangtua memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap individu. Orangtua adalah salah satu bagian dari social networks* yang dapat memberikan pengaruh terhadap romantic relationship yang sedang dijalani oleh individu. Felmlee (2001) menemukan bahwa ketika social networks menunjukkan persetujuan terhadap sebuah hubungan, reaksi ini akan menguatkan ikatan antar pasangan tersebut. Sehingga, pendapat dari social networks cukup berpengaruh dan individu cenderung mencari persetujuan dari social networks.
Namun tidak jarang hal yang sebaliknya terjadi. Pada saat individu mendapatkan penolakan dari social networks mengenai hubungannya, semakin kuat keinginan individu untuk mempertahankan hubungannya. Secara umum, individu memiliki kecenderungan untuk berjuang mengatasi berbagai masalah yang menghalangi mereka mendapatkan tujuan mereka. Hal ini dikenal sebagai teori psychological reactance yang dicetuskan oleh Brehm. Teori ini menyatakan bahwa ketika individu kehilangan kebebasan bertindak atau memilih, mereka akan berusaha untuk mendapatkan kembali kebebasan mereka. Demikian pula saat individu merasa kehilangan kebebasannya akibat campur tangan dari social networks nya.
Ingat kisah Romeo and Juliet?





